Visualisasi Data
Berita Sekolah Vokasi, Sistem Informasi, Universitas Tiiga Serangkai, Visualisasi DataVisualisasi Data
Oleh: Sri Harjanto, S.Kom., M.Kom.
Sekarang ini banyak perangkat serba digital, data bukan hanya sekadar angka, tetapi menjadi sesuatu yang penting dalam pengambilan keputusan supaya tepat dan efektif. Masih banyak orang awam yang sulit dalam melihat data tersaji bentuk mentah. Dari sinilah visualisasi data dapat memainkan peran krusial dan sangat dibutuhkan bagi pengambil kebijakan.
Visualisasi data adalah proses menyajikan informasi dalam bentuk grafis atau visual, seperti grafik, diagram, atau peta, untuk memudahkan pemahaman pola, tren, dan hubungan antar data. Bentuk Visualisasi data yang tepat, maka informasi yang kompleks dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik, informatif, dan mudah dicerna oleh berbagai audiens, baik teknis maupun non-teknis.
Dokumen yang digunakan visualisasi dirancang untuk mengungkap wawasan dari berbagai data yang tersedia. Melalui data yang tersedia mampu membantu menghidupkan sebuah narasi yang tersembunyi dibalik data tersebut, sehingga bisa membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat, cepat, dan berdampak.
Elemen dalam visualisasi data yang efektif tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan informasi dengan jelas dan akurat. Berikut beberapa elemen penting yang perlu diperhatikan:
- Tujuan yang Jelas
Menentukan bentuk komunikasi yang di inginkan dengan bentuk visualisasi yang tepat. Dengan tujuan untuk memperjelas sesuai tren dalam membandingkan data serta menunjukkan distribusi dan menemukan korelasinya.
- Jenis Visual yang Tepat
Gunakan jenis grafik yang sesuai: misal grafik batang untuk perbandingan, grafik pie untuk proporsi, grafik garis untuk tren waktu, dan lainnya. Menghindari bentuk grafik yang rumit dan membingungkan.
- Kesesuaian audien
Pertimbangkan visualisasi yang ditampilkan disesuaikan later belakang dari audien yang akan mengkonsumsi dan hindari istilah teknis yang membuat audien bingung.
- Bentuk disain Sederhana
Gunakan palet warna yang konsisten dan kontras untuk membedakan elemen penting supaya terlihat dengabn jelas. Apabila datanya yang ditampilkan terlalu banyak sebaiknya menghindari efek visual 3 dimensi karena akan terlihat rumit dan berdempetan.
- Konteks dan Narasi
Berikan narasi atau insight dalam visualisasi yang ditampuilkan sehingga membantu pembaca dapat memahami makna di balik data. Tampilkan konteks datanya seperti sumber, periode waktu, unit pengukuran.
- Tampikan Label yang Jelas
Berikan judul dan sub judul untuk memberikan kontek yang jelas. Tambahkan keterangan sumbu, garis, dan titik data perlu diberi label yang ringkas dan informatif.
- Interaktif
Apabila presentasi dalam bentuk digital bisa ditambahkan fitur yang interaktif yang bisa menampilkan bentuk sorting, filter atau tooltip untuk eksplorasi data yang lebih detail dan bermakna.
Data merupakan deskripsi dari kenyataan yang menggambarkan suatu kesatuan kejadian nyata dan yang dihadapi serta dinyatakan dalam ukuran tertentu. Data dasar merupakan bentuk yang belum dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya, sehingga perlu suatu model yang nantinya akan dikelompokkan dan diproses untuk menghasilkan informasi. (Said, 2022)
Data dasar merupakan kumpulan informasi awal yang menjadi fondasi untuk analisis lebih lanjut, terutama dalam visualisasi data atau sistem informasi. Data dasar ini biasanya bersifat mentah, belum diolah, dan mencerminkan kondisi atau peristiwa yang terjadi secara nyata.
Ciri-ciri Data Dasar:
- Bentuk real dan belum melalui proses analisis mendalam
- Menyediakan fakta objektif yang bisa diolah menjadi informasi bermakna
- Berasal langsung dari pengamatan, transaksi, sensor, pengisian formulir, dll.
Contoh Data Dasar:
- Dalam sistem akademik: NIM, nama mahasiswa, tempat lahir, tgl lahir, jumlah SKS
- Dalam sistem pergudangan: tgl transaksi, kategori pengeluaran, jml barang
- Dalam sistem retail: tgl transaksi, jml barang terjual, waktu penjualan
Setelah data dasar dikumpulkan, langkah selanjutnya adalah mengolah dan menyajikannya dalam bentuk visual seperti grafik, tabel, atau dashboard agar informasi lebih mudah dipahami dan digunakan untuk pengambilan keputusan.
Sumber : http://fairuzelsaid.upy.ac.id/sistem-informasi/konsep-dasar-datainformasi-pengetahuan/